single-team-img-1

Ranggoaini Nieke Jahja

Nama Ranggoaini Nieke Jahja
Nama Panggilan Nieke
Negara Indonesia
Kategori Komunikasi dan Media, Teknologi Informasi

Ranggoaini Jahja atau biasa dipanggil Nieke lahir di Jakarta, 18 Juli 1974. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Psikologi-nya di Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta pada tahun 1998. Ia kemudian melanjutkan pendidikan Antropologinya di Universitas Gadjah Mada dan berhasil meraih gelar Master of Humaniora pada tahun 2006. Aktivisme Nieke berangkat dari perhatiannya terhadap minimnya perhatian terhadap kelompok yang paling marginal dalam kebijakan pengurangan kemiskinan, seperti anak jalanan, anak dan perempuan korban perdagangan. Mereka yang nyata ada, tapi justru mengalami diskriminasi dan stigmatisasi sehingga tidak dapat menyampaikan aspirasi dan kebutuhannya. Mendorong mereka masuk dalam pusaran proses pengambilan keputusan kemudian menjadi bagian dari kerja-kerja Nieke, terutama melalui pengembangan media dan sistem informasi dan komunikasi. Sejak Oktober 2014, Nieke bersama beberapa temannya mendirikan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang berkedudukan di Yogyakarta, bernama Center for Civic Engagement and Studies (CCES) atau Pusat Kajian Penguatan Kewargaan. Ia menjadi Program Manager di lembaga tersebut, dan sempat bersama HIVOS dan SIDA mengimplementasikan program yang memperkuat jaringan kreatif di tingkat komunitas di wilayah DIY dan Jawa Tengah. Bersama HIVOS, ia juga mengelola program Implementasi UU Desa bersama Institute Research and Empowerment (IRE) yang didukung oleh Hivos. CCES melakukan pendampingan di 2 desa di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan dan 2 desa di Kabupaten Gunung Kidul, DIY. Pengalaman keempat desa tersebut menjadi model yang diangkat ke tingkat Nasional untuk mempercepat desa dan kabupaten lain mengimplementasikan UU No 6 tahun 2014. Pengelolaan pengetahuan lintas disiplin dan penguatan instrumen agar suara perempuan dan kelompok-kelompok marjinal menemukan saluran dan mampu mendorong kebijakan kemudian menjadi bidang amatan dan praktek Nieke di berbagai program hingga saat ini. Internalisasi dan eksternalisasi pengetahuan masyarakat menjadi metode penting yang terus dikaji Nieke hingga hari ini. Karena minat nya tersebut, sejak akhir tahun 2018 hingga sekarang Nieke menjadi konsultan Knowledge Management pada sebuah proyek riset implementasi pengendalian penyakit Demam Berdarah Dengue di Yogyakarta di bawah Pusat Kedokteran Tropis UGM dan World Mosquito Program.


• Latar Belakang Pendidikan

-

• Pekerjaan/jabatan

-

• Keahlian

Empowerment, art and culture for social change, gender , social movement, knowledge management