Rights

Frenia Triasiholan A.D.S. Nababan

Frenia Nababan2

Frenia Triasiholan A.D.S. Nababan atau akrab disapa Frey merupakan seorang Sarjana Komunikasi dari Universitas Diponegoro, Semarang yang lulus pada tahun 2008. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Indonesia untuk mendapatkan gelar dalam Magister Ilmu Komunikasi dan lulus pada tahun 2010. Saat ini Frenia berkerja di Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia ( www.pkbi.or.id) yaitu organisasi non-pemerintah yang bekerja untuk kesehatan dan hak seksual serta hak reproduksi. Ia bergabung dengan PKBI semenjak tahun 2010. Hal pertama yang ia lakukan adalah mengembangkan rencana komunikasi PKBI termasuk mengembangkan media sosial, berjejaring dengan media dan berjejaring dengan kelompok masyarakat lainnya.

Selain itu Frenia juga bertugas untuk melakukan kordinasi terhadap kerja-kerja advokasi di PKBI. Beberapa isu yang diperjuangkan di antaranya : 1) pentingnya pendidikan seksualitas untuk diberikan dari masa kanak-kanak agar anak Indonesia terhindar dari kekerasan seksual, kehamilan tidak diinginkan, penyakit menular seksual, dan lain-lain; 2) penghentian perkawinan anak; 3) pelayanan publik (termasuk kesehatan) yang non-diskriminatif dan inklusif tersedia bagi siapapun yang hendak mengaksesnya tanpa memandang perbedaan status ekonomi, sosial, identitas gender, disabilitas, orientasi seksual, dan lain-lain.

Frenia percaya bahwa seluruh hal yang diperjuangkan tidak mungkin berhasil bila dikerjakan sendiri, diperlukan kerjasama dengan organisasi lain untuk dapat mewujudkan hal tersebut. Oleh karena itu melalui kerja jaringan, PKBI telah berhasil memasukkan berbagai usulan kebijakan maupun melakukan kegiatan bersama-sama. Misalnya seminar kerjasama lintas sektor untuk kesehatan remaja, Citizen Hearing atau forum suara rakyat di 40 kabupaten kota ( bersama GKIA), diskusi usulan RKUHP ( bersama tim reformasi kuhp dan jaringan kerja prolegnas pro-perempuan), dan diskusi regular KOPI Manis ( kelas obrolan pagi humanis).

Saat ini selain aktif di PKBI, Frenia juga merupakan anggota presidium Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (www.gkia.org), task force member ASEAN Youth Forum, komite Indonesia untuk Komunitas ASEAN (periode 2012 dan 2015). Sebelum aktif di PKBI, Frenia pernah menjadi relawan untuk memperjuangkan hak-hak disabilitas dan pendiri komunitas GEMPITA ( generasi muda pecinta Indonesia) pada tahun 2007  (www.gempita.org). Selain aktif di kegiatan sosial, Frenia juga menjadi pengajar di jurusan Hubungan Masyarakat- Universitas Mercu Buana. Ini adalah salah satu upaya untuk membangkitkan kepedulian generasi muda untuk isu-isu kemanusiaan dan mendekatkan ilmu komunikasi dengan perubahan sosial.

Frenia aktif dalam berbagai kampanye terkait hak asasi manusia dan kemanusian, terutama yang berhubungan dengan hak kesehatan, hak seksual dan reproduksi, hak pendidikan dan hak atas pekerjaan diantaranya #StopPerkawinanAnak, #HIVtestChallenge, dan memperjuangkan persamaan hak untuk kelompok marginal seperti : buruh/pekerja perempuan, Difabel / Penyandang Disabilitas, serta LGBTIQ.

Untuk mengetahui kontak Frenia Triasiholan A.D.S. Nababan, silakan hubungi admin Women Unlimited terlebih dahulu di: Contact Us

Leave a Comment