People

Andy Yetriyani

Andy Yentriyani2 (1)

Andy Yetriyani atau Andy lahir di Pontianak, 24 Januari 1977. Ia lulus dari S1 Hubungan Internasional, Universitas Indonesia pada tahun 2000 dan menyelesaikan S2 Media dan Komunikasi di Goldsmiths College, University of London pada tahun 2004. Setelah purna tugas sebagai komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) pada Januari 2015, Andy saat ini sedang mengembangkan advokasi untuk memastikan pemenuhan hak-hak perempuan dan HAM pada umumnya dalam konteks demokrasi, pembangunan yang berkelanjutan dan perdamaian yang sejati. Hal ini ia lakukan melalui tiga ranah. Di tingkat lokal, ia memilih Pontianak dan dengan memimpin lembaga Suar Asa Khatulistiwa yang bergerak di bidang penelitian dan pendidikan publik, termasuk melalui pengembangan pendidikan usia dini. Di tingkat nasional, kerja ini ia lakukan melalui fungsi sebagai pembina dan pengawas di sejumlah lembaga, dan dalam fungsi sebagai konsultan independen untuk kegiatan-kegiatan adhoc dari lembaga-lembaga yang sevisi. Di tingkat regional, saat ini Andy menjadi coordinator untuk sebuah aliansi perempuan di Asia Pasifik yang berfokus pada isu keamanan dan perdamaian (Asia Pacific Women’s Alliance on Peace and Security). Termasuk di dalam kerja ini adalah upaya untuk mengembangkan toleransi dan perbaikan tata kelola pemerintahan dalam era otonomi daerah dan pelaksanaan UU Desa. Beberapa keahlian yang Andy kuasai adalah sebagai berikut:

  1. Konflik dan resolusi konflik, termasuk dalam kaitannya dengan pelaksanaan UU penanganan konflik sosial
  2. Pelanggaran HAM masa lalu dan keadilan transisi
  3. Kekerasan seksual
  4. Kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan
  5. Perdamaian dan keamanan, termasuk pendidikan damai dan pendidikan kritis sejak usia dini  dan dalam hal reformasi sektor keamanan
  6. Kebhinnekaan dan melawan intoleransi, termasuk kebebasan beragama
  7. Kebijakan diskriminatif dan otonomi daerah, dengan focus utama kebijakan diskriminatif atas nama agama dan moralitas, termasuk yang berlangsung di Aceh
  8. Pembangunan berperspektif keadilan gender
  9. Advokasi internasional
  10. Isu-isu lainnya terkait hak-hak perempuan

 

Untuk mengetahui kontak Andy, silakan hubungi admin Women Unlimited terlebih dahulu di: Contact Us

 

Leave a Comment